Paragrafnya: Aku masih ingat janjiku kepadamu waktu itu, yaitu: jika aku bertemu dengannya, aku akan menyampaikan salammu padanya. Sayangnya, aku tak bertemu dengannya beberapa hari terakhir. Karena itulah, salammu tak bisa kusampaikan padanya. Demikianlah beberap contoh paragraf silogisme dalam bahasa Indonesia. Nah, itulah penjelasan yang bisa kami sampaikan kali ini. Sepertinya sudah lengkap mencangkup semuanya, dari pengertian, ciri-ciri dan contoh paragraf deduktif, induktif dan campuran. Baiklah semoga tulisan kami bermanfaat Pada awal paragraf contoh di atas terdapat kalimat yang sifatnya umum, yakni " kebiasaan buang sampah yang sulit dihilangkan di Indonesia ". Kemudian dilanjutkan dengan kalimat penegas atau pendukung berupa penyebab timbulnya banjir. Paragraf tersebut diakhiri dengan ide pokok atau gagasan utama, yakni banjir disebabkan oleh ulah manusia sendiri. Dalam paragraf ini, hal-hal yang menjadi inti pembicaraan telah disampaikan di kalimat awal sebelum menuliskan ide pendukung lainnya. 2. Paragraf Induktif. Ciri khas dari paragraf induktif adalah ide pokok yang diposisikan di akhir tulisan. Itu sebabnya paragraf induktif memiliki alur penulisan dari umum ke khusus. Paragraf deduktif merupakan suatu paragraf yang kalimat utamanya ada di awal paragraf. Paragraf induktif yaitu paragraf yang diawali dengan kalimat yang memuat penjelasan-penjelasan berupa fakta, contoh, rincian khusus, atau bukti, lalu diakhiri dengan kalimat utama. Paragraf campuran yaitu paragraf yang diawali dengan menyajikan kalimat utama fJuVWE.

contoh paragraf induktif tema pendidikan